Bali, kebanyakan orang tau hanya pantai, sunset, atau suasana beach club. Padahal, di bagian timur Pulau Bali ada banyak tempat wisata yang nggak kalah indah. Salah satunya adalah Taman Ujung Karangasem dan Taman Tirta Gangga. Dua tempat ini terkenal dengan taman yang cantik, kolam air jernih, dan bangunan bergaya kerajaan Bali yang masih terawat sampai sekarang.

Kalau kamu lagi merencanakan liburan ke Bali dan mau mencari suasana yang lebih tenang, destinasi ini wajib banget masuk daftar kunjungan kamu lho!

MENGENAL TAMAN UJUNG KARANGASEM

Taman Ujung Karangasem atau sering disebut Taman Soekasada Ujung merupakan bekas taman kerajaan milik Kerajaan Karangasem. Tempat ini dibangun pada awal abad ke-20 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem.

Bagunan ini dinamakan BALE GILI (BALE KAMBANG).

Yang bikin tempat ini menarik adalah perpaduan arsitektur Bali, Eropa, dan sedikit sentuhan Tiongkok. Dari pintu masuk saja suasananya udah terasa elegan.

Ini adalah penampakan bagian dalam dari BALE GILI (BALE KAMBANG), yang mana terdapat lampu hias yang sangat cantik, ada banyak pintu yg bisa kita masuki atau hanya bisa liat dari luar saja.

Kamar Suci Dewata Raja, Ruangan ini dahulu digunakan oleh Raja Karangasem sebagai tempat beristirahat sekaligus melakukan kegiatan yang bersifat pribadi dan spiritual.

Dari dalam bale gili, kamu bisa melihat langsung BALE KAPAL (gazebo yang berada persis lurus didepan).

Hamparan taman hijau yang luas dipadukan dengan kolam-kolam besar membuat siapa aja yang kesana pastinya betah berlama-lama.

Gerbang Putih. Kalau kamu lagi berjalan menyusuri area taman, kamu akan menemukan jembatan-jembatan kecil yang menghubungkan bangunan utama dengan taman di sekitarnya.

Dinamakan Taman Bertingkat, Memberikan sudut pandang yang berbeda, sehingga dari tingkat paling atas pengunjung dapat menikmati panorama kolam, taman, Gunung Agung, perbukitan, hingga Selat Lombok.

Ini adalah sudut pandang kalau kamu berhasil menaiki semua anak tangga dan berada dipaling atas anak tangga.

Bangunan Lengkung Batu merupakan salah satu ikon arsitektur yang paling menarik di kawasan istana air ini. Bangunan ini berupa lorong atau gerbang dengan lengkungan dari susunan batu alam yang dirancang menyerupai gaya arsitektur Eropa klasik, namun tetap dipadukan dengan sentuhan khas Bali.

Pemandangan dari atas benar-benar cantik. Kamu bisa melihat laut, perbukitan, hingga taman yang tertata rapi.

Spot Foto yang Instagramable

Buat kamu yang suka berburu foto, Taman Ujung memang surganya.

Hampir setiap sudutnya cocok dijadikan latar foto. Mulai dari tangga panjang, jembatan di tengah kolam, bangunan bergaya klasik, sampai taman hijau yang luas.

Pohon Cemara Norfolk ditanam sebagai elemen lanskap untuk memperindah taman sekaligus memberikan keteduhan.
Pagi dan sore hari biasanya menjadi waktu favorit para fotografer karena cahaya mataharinya lebih lembut sehingga hasil foto terlihat lebih estetik. Pohon ini juga menjadi salah satu objek favorit pengunjung untuk berfoto karena menambah kesan megah dan klasik pada kawasan taman.

Suasana yang Tenang dan Nyaman

Berbeda dengan tempat wisata yang ramai seperti Kuta atau Seminyak, suasana di Taman Ujung terasa jauh lebih tenang.

Angin yang sejuk, suara burung, dan pepohonan rindang membuat tempat ini cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan.

Banyak wisatawan yang datang bukan hanya untuk berfoto, tetapi juga sekadar duduk menikmati suasana.

Kolam Ikan Koi Taman Ujung Karangasem

Kolam koi ini menjadi salah satu daya tarik yang menambah keindahan kawasan istana air peninggalan Kerajaan Karangasem. Air kolam yang jernih dihuni oleh ikan koi beragam warna, seperti merah, putih, kuning, dan hitam, yang berenang dengan tenang di antara bangunan bersejarah dan taman yang tertata rapi.

Kamu diperbolehkan memberi makan ikan koi di kolam Taman Ujung Karangasem. Aktivitas ini menjadi salah satu pengalaman yang disukai, terutama oleh anak-anak dan keluarga.

MENGENAL TAMAN TIRTA GANGGA

Tidak jauh dari Taman Ujung, sekitar 15–20 menit perjalanan, terdapat Taman Tirta Gangga.

Tempat ini juga merupakan peninggalan Kerajaan Karangasem dan terkenal karena kolam airnya yang sangat jernih.

Nama Tirta Gangga sendiri berasal dari kata “tirta” yang berarti air suci, sedangkan “Gangga” diambil dari nama Sungai Gangga yang dianggap suci dalam kepercayaan Hindu.

Sampai sekarang, mata air di Tirta Gangga masih dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai sumber air bersih.

Gerbang utama menjadi pintu masuk kawasan taman air kerajaan Karangasem. Arsitekturnya bergaya Bali klasik dengan ukiran khas yang memberikan kesan megah sejak pertama kali memasuki area taman.

Kolam Pijakan Batu (Stepping Stones) yaitu Spot paling ikonik di Tirta Gangga. Kamu dapat berjalan di atas batu-batu berbentuk segi delapan yang mengapung di kolam sambil menikmati ikan koi dan deretan patung di sekelilingnya. Tempat ini merupakan lokasi foto favorit wisatawan. 

Kolam Ikan Koi yang Ikonik

Salah satu daya tarik utama Tirta Gangga adalah kolam berisi ikan koi berukuran besar.

Di tengah kolam terdapat batu pijakan yang tersusun rapi sehingga pengunjung bisa berjalan melintasi kolam sambil memberi makan ikan.

Momen ini menjadi favorit wisatawan karena menghasilkan foto yang unik sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Airnya sangat jernih sehingga ikan-ikan koi terlihat jelas berenang di bawah kaki pengunjung.

Air Mancur Bertingkat yang Menjadi Ikon

Kalau pernah melihat foto Tirta Gangga di media sosial, kemungkinan besar kamu akan melihat air mancur bertingkat yang berdiri di tengah taman.

Bangunan ini menjadi ikon utama Tirta Gangga dan hampir selalu dijadikan latar belakang foto.

Di sekelilingnya terdapat taman hijau, bunga warna-warni, serta patung-patung khas Bali yang membuat suasana terasa semakin indah.

Cocok untuk Liburan Keluarga

Tirta Gangga juga cocok dikunjungi bersama keluarga.

Area jalannya cukup nyaman, taman tertata rapi, dan banyak tempat duduk untuk beristirahat.

Beberapa bagian bahkan menyediakan kolam yang bisa digunakan untuk bermain air atau berendam.

Anak-anak biasanya sangat senang memberi makan ikan koi karena jumlahnya sangat banyak.

Perbedaan Taman Ujung dan Tirta Gangga

Meski sama-sama peninggalan Kerajaan Karangasem, keduanya memiliki karakter yang berbeda.

Di Taman Ujung kamu bakal liat taman yang luas dengan nuansa kerajaan dan panorama laut dari kejauhan. Tempat ini lebih cocok untuk menikmati pemandangan dan berburu foto dengan latar bangunan klasik.

Kalau Tirta Gangga lebih terkenal karena kolam air jernih, batu pijakan di atas air, ikan koi, dan suasana taman yang lebih rindang.

Kalau punya waktu lebih, sebaiknya kamu kunjungi keduanya sekaligus karena jaraknya cukup dekat.

Tips Berkunjung

Supaya perjalanan semakin nyaman, berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti:

Kuliner di Sekitar Karangasem

Setelah puas jalan-jalan, jangan lupa mencicipi kuliner khas Karangasem.

Beberapa makanan yang layak dicoba antara lain sate lilit, nasi campur Bali, lawar, hingga jajanan tradisional yang dijual di sekitar lokasi wisata.

Selain itu, banyak warung makan dengan pemandangan sawah maupun pegunungan yang membuat pengalaman makan menjadi lebih menyenangkan.

Waktu Terbaik Berkunjung

Musim kemarau menjadi waktu terbaik untuk datang ke Taman Ujung maupun Tirta Gangga karena cuacanya cenderung cerah.

Jika ingin mendapatkan hasil foto terbaik, datanglah sekitar pukul 08.00–10.00 pagi atau menjelang sore sekitar pukul 15.30–17.00. Cahaya matahari pada jam-jam tersebut lebih lembut sehingga suasana taman terlihat semakin cantik.

Penutup

Taman Ujung Karangasem dan Taman Tirta Gangga adalah dua destinasi wisata yang menunjukkan sisi lain keindahan Bali. Keduanya menawarkan suasana yang tenang, pemandangan yang memanjakan mata, serta nilai sejarah yang masih terasa hingga sekarang.

Kalau biasanya liburan di Bali identik dengan pantai dan keramaian, sesekali cobalah menjelajah ke wilayah Karangasem. Di sana kamu bisa menikmati taman kerajaan yang megah, udara yang segar, kolam air yang jernih, serta banyak spot foto yang cantik.

Sekali berkunjung, rasanya tidak heran kalau banyak wisatawan ingin kembali lagi ke dua tempat ini. Cocok untuk liburan bersama pasangan, keluarga, maupun teman-teman sambil menikmati suasana Bali yang lebih tenang dan alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *